Bagaimana Proses Terjadinya Alergi Pada Anak?

Bagaimana Proses Terjadinya Alergi Pada Anak?

Alergi merupakan salah satu reaksi umum yang diberikan oleh tubuh dikarenakan sistem imun tubuh yang melemah atau tubuh menganggap ada benda asing dan berbahaya yang masuk ke dalam tubuh sehingga tubuh memberikan reaksi karena benda tersebut. Alergi juga umum dialami oleh Balita karena sistem imun yang masih belum sempurna. Agar lebih paham, akan dibahas tentang proses terjadinya alergi pada anak.

Apa Itu Alergi?

Alergi merupakan salah satu reaksi yang timbul dikarenakan sistem imun berhubungan dengan zat-zat alergen yang dapat memicu alergi. Ciri-ciri gejala yang umumnya muncul sebagai reaksi alergi yaitu gangguan pencernaan seperti mual dan diare, gangguan pernafasan seperti sesak nafas, dan juga gangguan kulit seperti bercak merah dan gatal-gatal.

Apabila terjadi alergi, maka terdapat kesalahan identifikasi yang dilakukan oleh sistem imun. Hal ini karena sistem imun tidak dapat bekerja dengan normal sehingga malah mengidentifikasi zat yang sebenarnya aman bagi tubuh sebagai zat yang berbahaya.

Bagaimana Alergi Terjadi

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh bertugas untuk mengidentifikasi zat-zat yang masuk ke dalam tubuh dan menyerang zat-zat yang dianggap dapat membahayakan tubuh. Sistem imun tubuh yang sehat akan mampu membedakan mana zat yang tidak berbahaya dan mana zat yang berbahaya bagi tubuh.

Proses terjadinya alergi terjadi apabila sistem imun tubuh mengalami gangguan, pada saat itulah mulai muncul gejala-gejala alergi sehingga mudah diidentifikasi. Gejala alergi yang muncuk bervariasi tergantung dengan individu masing-masing anak. Ada yang hanya memberikan gejala ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dengan cara menghindari faktor yang memicu timbulnya alergi.

Namun ada juga alergi yang tergolong berat dan harus diwaspadai bahkan sudah tergolong penyakit kronis yang harus segera mendapatkan penanganan yang serius agar tidak berdampak negatif pada penderita. Alergi kronis yang tidak segera ditangani dengan cepat bahkan dapat berakibat fatal mulai dari sesak napas, kehilangan kesadaran, bahkan meninggal meskipun jarang terjadi.

Maka dari itu jika muncul reaksi alergi pada si kecil, sebaiknya cari tahu apa penyebab alergi pada anak dan segera bawa anak ke rumah sakit untuk mendapatkan penangangan yang tepat agar tidak berakibat fatal. Biasanya salah satu faktor pemicu alergi pada anak yaitu alergi protein susu sapi namun alergi ini dapat berkurang bahkan menghilang setelah menginjak usia 3 tahun karena sistem imunnya sudah mulai sempurna.

Proses terjadinya alergi  juga sama seperti alergi pada umumnya. Penanganan alergi susu sapi pada anak dapat dilakukan dengan mengatur pola makan si kecil dan menghindari produk apapun yang mengandung susu sapi termasuk susu formula. Sebagai alternatif susu sapi, ibu bisa menggantinya dengan Nutrilon Soya dari Nutriclub. Nutrilon Soya terbuat dari protein kedelai dan juga minyak ikan serta zat gizi lainnya yang memang diproduksi khusus untuk anak yang alergi protein susu sapi.