Apa Sih Neuropati Itu?

Apa Sih Neuropati Itu?

Jenis dan macam penyakit pada era sekarang ini makin banyak jenisnya. Beragam diagnosa menyimpulkan banyaknya penyakit yang dapat sewaktu-waktu menyerang. Salah satu yang harus diwaspadai adalah penyakit neuropati. Apa dan bagaimana penyakit neuropati itu, penyebab serta bagaimana cara penanganannya. Neuropati sendiri adalah penyaki kelaianan pada syaraf. Kelainan tersebut bisa diakibatkan karena cidera, kecelakaan kerja, penyakit ataupun factor lain yang bisa mempengaruhi.  Neuropati yang menyerang syaraf ini bagi sebagian orang adalah hal biasa karena gejala yang ditimbulkan hampir sama seperti gejala kelelahan biasanya. Lalu apa sebenarnya penyakit neuropati itu, apa penyebab neuropati, gejala apa yang timbul dan bagaimana cara penanganannya.  Berbagai sumber memberi masukan yang berbeda. Mereka mengasumsikan suatu penyakit tersebut sebagai neuropati berdasar gejala yang timbul atau gejala yang dialami oleh si penderita. Dalam beberapa kasus neuropati tidak secara langsung menunjukan gejala.

Neuropati adalah penyakit yang disebabkan karena adanya kerusakan syaraf atau alat kerja tubuh yang berguna untuk menerima dan meneruskan rangsang.  Jaringan syaraf sangat krusial bagi kehidupan seseorang. Syaraf adalah sebagai pengatur gerak tubuh, pengatur reflek dan menanggapi rangsang. Rangsangan dari luar akan diterima oleh syaraf dan diteruskan otak . otak akan memproses rangsangan dan syaraf menggerakan perintah dari otak. Dalam syaraf terdapat banyak impul yang berguna untuk menanggapi rangsang, jika terjadi kerusakan makan syaraf tidak akan dapat merespon rangsang dengan baik. Gejala yang paling umum terjadi pada penderita neuropati adalah perasaan kebas dan kesemutan. Bagi sebagian orang kebas atau kesemutan merupakan hal yang biasa terjadi bagi kehidupan sehari- hari. Pekerjaan yang selalu mengharuskan untuk duduk diam lama dalam satu posisi dianggap sebagai salah satu penyebab kebas atau kesemutan. Pada saat tubuh diam terlalu lama dalam posisi yang sama aliran darah pada tubuh tidak akan berjalan lancar. System syaraf juga tidak akan berjalan dengan baik. Saat kita berdiam dengan satu posisi tidak nyaman selama beberapa jam membuat peredaran tersumbat. Tubuh menjadi tidak rileks dan kaku menyebabkan syaraf terjepit dan aliran darah terhambat.

Pada beberapa kasus, kesemutan yang sering terjadi walau tidak dalam posisi yang menyebabkan kesemutan bisa jadi hal itu menjadi gejala salah satu penyakit. Kesemutan yang terlalu sering dan intens harus segera diperiksakan kepada yang lebih ahli. Untuk rasa kebas pada tubuh biasanya terjadi saat tubuh sudah terlalu lelah. Kondisi fisik tubuh juga sangat berpengaruh pada kondisi ini. kebas atau yang dapat diartikan mati rasa ini berati salah satu bagian tubuh tidak dapat menganggapi rangsang dengan baik. Sering kit ajika kebas terjadi tubuh bagian tertentu tidak akan dapat merasakan apapun, hal ini karena syaraf yang meneruskan rangsang sedang rusak atau terganggu.  Aliran darah yang tidak lancar juga menjadi salah satu factor kebas dapat terjadi.  gejala-gejala tersebut tidak sepenuhnya dialami oleh penderita neuropati, factor penyakit juga menjadi salah satu factor penting penyebab si penderita mengalami penyakit ini. salah satu penyakit berbahaya yang bisa menimbulka neuropati adalah penyakit diabetes. Penyakit neuropati yang disebabkan oleh diabetes adalah neuropati diabetic. Penyakit yang sama seperti diabetes pada umumnya jauh lebih fatal akibatnya jika tidak ditangani dengan baik.

Pengobatan pada penyakit neuropati ini dapat berbeda-beda tergantung dari jenis neuropati apa yang diderita oleh seseorang. Setiap jenis neuropati memiliki cara penanganan yang berbeda. Sebagai contoh adalah neuropati diabetic,  penyakit bawaan karena komplikasi diabetes ini mengharuskan si penderita untuk taat pada diet sehat yang dirancang oleh seorang ahli atau dokter.  Penderita penyakit neuropati diabetik ini sangat rawan akan luka kecil. Sama seperti diabetes pada umumnya, sedikit luka bisa berakibat sangat fatal. Selain mengkonsumsi obat-obatan yang disarankan dokter penyakit dari neuropati ini pun dapat dicegah. Pencegahan dilakukan dengan mengkuti pola hidup sehat, kurangi konsumsi makanan cepat saji. Olahraga rutin minimal 15 menit sehari. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Mengurangi konsumsi gula pada penderita neuropati diabetik, dan biasakan melakukan cek kesehatan setiap enam bulan sekali agar penyakit dapat dideteksi secara dini.